BUILDING MAINTANANCE / PEMELIHARAAN GEDUNG

HAKEKAT PEMELIHARAAN GEDUNG (II)

Managementx
Melanjutkan apa yang sudah dibahas pada bagian I Untuk mencapai hasil pemeliharaan yang baik maka building management harus membuat jadwal pemeliharaan sesuai spesifikasinya baik fisik gedung maupun mekanikal dan elektrikalnya.

Personil organisasi pemeliharaan yang dibawahi mechanical dan electrical manager bertanggung jawab atas kegiatan pemeliharaan terhadap :

a. Sistem Elektronik
– Fire alarm
– Sound system
– Telephone, Security System, CCTV, MATV, Access System (by others)
b. Sistem Plumbing
– Fire Fighting System
– Air bersih dan air kotor
c. Sistem tata udara gedung dan ventilasi mekanikal
– AC system (Chiller, AHU, FCU, dll)
– Pressure Fan, Blower, dll
d. Sistem Listrik
– Sistem Pembangkit (Genset)
– UPS
– Gardu PLN, HVDV, LVDP, travo, panel distribusi, dll
e. Sistem Transportasi vertical
– Lift
– Escalator, dll

Tugas – tugas pokok masing – masing bidang

1. Building Manager
· Menetapakan visi buiding management dengan berorientasi pada misi perusahaan / induk.
· Membuat planning,budgeting dan program tahunan
· Melakukan supervise total atas seluruh fungsi organisasi.
· Membuat laporan rutin dan insidentil
2. Chief
· Membuat protap –protap
· Membuat standart operasi dan maintenance
· Mengatur jadwal dan penugasan pelaksana
· Melakukan inspeksi
· Memberikan laporan kepada buiding manager secara rutin
3. Supervisor
· Membuat rencana kerja dan pemeliharaan dan penugasan bersama – sama chief
· Mengatur dan mengkoordinir pekerja harian sesuai dengan bidangnya
· Mengatur penggunaan peralatan dan bahan
· Membuat laporan kepada chief secara rutin
4. Teknisi / Pelaksana
· Melaksanakan pekerjaan pengoperasian,perbaikan dan perawatan alat dan fisik gedung
· Memberikan masukan perihal jadwal pemeliharaan rutin dan pemeliharaan perbaikan
· Melakukan inspeksi dan pencatatan ( checklist harian secara rutin )
· Membuat laporan kepada supervisor

Tindakan pemeliharan secara mendadak dan tidak direncanakan,biasa dilakukan atas dasar komplainan dari pihak tenant. Komplain ini akan disampaikan kepada organisasi pemeliharaan gedung untuk di tindak lanjuti. Setelah complain di tindak lanjuti,maka pelaksana perbaikan perlu membuat laporan kepada manager,sehingga aktifitas pemeliharaan bisa dipantau dengan baik. Berikut skema yang menggambarkan bagaimana complain ditanggapi :

STANDART OPERASIONAL PROSEDUR
MAINTENANCE PEMELIHARAAN DAN PERAWATAN MEKANIKAL DAN ELECTRIKAL

perawatan berkala

Adapun jadwal schedule harian seorang maintenance pemeliharaan dan perawatan mekanical dan electrikal antara lain :
1. Checklist harian
Melaksanakan kegiatan yang telah ditentukan oleh supervisor
Menanggani komplain
Membuat laporan kerja
Mencatat pemakaian listrik dan air
Melaksanakan kegiatan schedule kerja yang telah dibuat sesuai jadwal
Mengkoordinasikan kegiatan dengan atasan

Setiap teknisi yang melakukan tugas checklist harian harus paham terhadap standarisasi pengcheckan.apa saja standarisaisi pengecheckan itu antara lain :

maintanance kerusakan standar

Catatan :
a. Standarisasi ini hanya sebagai bentuk dasar dalam checklist
b. Setiap petugas harus bisa menganalisa data pengecheckan sendiri

———————–

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s