Air Conditioning 1

Air conditioning atau sistem penghawaan adalah suatu sistem yang dibuat untuk menghasilkan udara yang terkondisi, agar obyek yang ada didalamnya (manusia / peralatan) dapat bekerja dengan baik, kalau manusia tentu sampai tercapai angka kenyamanan.

Beberapa hal-hal penting mengenai penghawaan akan kita bahas:

1 Apakah Refrigerasi dan Penyejuk AC itu
Refrigerasi dan penyejuk AC digunakan untuk mendinginkan produk atau lingkungan gedung. Sistim refrigerasi atau penyejuk AC (R) memindahkan panas dari tangki reservoir rendah energi yang lebih dingin ke tangki reservoir energi tinggi yang lebih hangat


Gambar 1. Penggambaran skematik sistim refrigerasi

Terdapat beberapa putaran/ loop perpindahan panas dalam sistim refrigerasi seperti terlihat pada Gambar 2. Energi panas bergerak dari kiri kekanan yang diambil dari ruangan dan dikeluarkan ke luar ruangan melalui lima putaran loops perpindahan panas:
-Putaran/ loop udara dalam ruangan. Pada loop sebelah kiri, udara dalam ruangan
digerakkan oleh fan pemasok udara melalui kumparan pendingin, yang akan mentransfer
panasnya ke air dingin/ chilled water. Udara dingin kemudian mendinginkan ruangan
gedung.
-Putaran/ loop air dingin. Digerakkan oleh pompa air dingin/ chilled water, air kembali
dari kumparan dingin ke penguap pendingin chiller untuk didinginkan ulang.
-Putaran/ loop refrigeran. Dengan menggunakan refrigerant perubahan fase, kompresor
chiller memompa panas dari air dingin/ chilled water ke air kondenser.
-Putaran/ loop air kondenser. Air menyerap panas dari kondenser pendingin, dan pompa
air kondenser mengirimkannya ke menara pendingin.
-Putaran/ loop menara pendingin. Fan menara pendingin menggerakan udara melintasi
aliran terbuka air kondenser panas, memindahkan panas ke luar ruangan.
2 Sistim Penyejuk AC
Tergantung pada penerapannya, terdapat berbagai opsi/ kombinasi penyejuk udara AC yang tersedia untuk penggunaannya:
-Penyejuk udara (untuk ruangan atau mesin-mesin)
-Penyejuk udara AC Split
-Unit kumparan fan pada sistim yang lebih besar
-Unit handling udara pada sistim yang lebih besar
3 Sistim Refrigerasi (untuk proses)
Sistim refrigerasi berikut tersedia untuk proses-proses industri (misal plant pendingin) dan keperluan domestik (unit modul seperti kulkas):
-Unit modul ekspansi langsung yang berkapasitas kecil sama dengan kulkas.
-Plant air dingin/ chilled water yang terpusat dengan air dingin/ chilled water sebagai refrigeran sekundernya untuk kisaran suhu diatas 5 oC. Dapat juga digunakan sebagai pembentuk gumpalan es.
-Plant air garam, yang menggunakan air garam untuk suhu yang lebih rendah, refrigeran sekunder untuk penerapan suhu sub-nol, yang kemudian menjadi kapasitas unit modul
dan kapasitas plant yang terpusat.
-Kapasitas plant hingga 50 TR (ton refrigerasi) biasanya dianggap sebagai unit yang
berkapasitas kecil, 50 – 250 TR sebagai unit berkapasitas menengah dan diatas 250 TR sebagai unit berkapasitas besar.
Sebuah perusahaan besar dapat dapat memiliki sekumpulan unit, seringkali dengan pompa air dingin/ chilled water, pompa air kondenser, menara pendingin, sebagai utilitas diluar lokasi.
Perusahaan yang sama mungkin juga memiliki dua atau tiga tingkat refrigerasi dan penyejuk.
AC seperti kombinasi antara:
-Penyejuk udara AC yang nyaman (20 – 25 oC)
-Sistim chilled water (80 – 100 C)
-Sistim air garam (penerapan sub-nol)

Sumber: Pedoman Efisiensi Energi untuk Industri di Asia http://www.energyefficiencyasia.org

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s